Tuangkan segala bentuk celotehmu suka suka melalui rangkaian huruf

Sabtu, 25 November 2017

Pendakian Gunung Gede bareng PAJ

PAJ itu apasih Kes?
Oiya sebelum memulai ceritanya, mau kasih tau dulu soal PAJ. PAJ itu merupakan singkatan dari Pecinta Alam Jabodetabek. Komunitas ini isinya memelanjutkan ng memang benar-benar memiliki rasa peduli terhadap alam. Saya sendiri ikut bergabung karena diinvite oleh seseorang yang bernama iank.
Lanjut yaa ke cerita pendakiannya.
Pendakian ini direncanakan berlangsung selama 1 malam 2 hari. Namun karena satu dan lain hal pendakian jadi berlangsung selama 2 malam 3 hari. Jumat Malam seperti biasa, selesai dengan urusan pekerjaan saya langsung meluncur ke Terminal Kp. Rambutan. Sampai di terminal, yang sudah datang baru beberapa saja. Sedikit demi sedikit personil mulai berdatangan dan tronton sewaan juga sudah datang. Saat tronton akan dibrangkatkan, kami mendapat kabar bahwa nenek salah satu teman kami meninggal dunia dan orang yang bersangkutan tetap ingin ikut dalam pendakian. Akhirnya kami harus menunggu hingga mereka sampai di tempat meeting point 1. Setelah mereka tiba, kami melanjutkan ke tempat meeting point 2 yaitu simpangan depok untuk menjemput beberapa peserta lainnya. Perjalanan menuju Cibodas dilanjutkan dan kami tiba di basecamp Gunung Putri, pagi hari.
Sudah tidak sempat untuk sekedar rebahan, saya langsung mengganti pakaian dan mencari warung nasi untuk dibungkus bekal perjalanan (karena memang tidak sarapan).
Pendakian dimulai. Setelah berdoa, kami melangkahkan kaki untuk mencapai area camp Surya Kencana. Rombongan saat itu terbagi dua, sebagian sanggup melanjutkan dan mendirikan tenda di surya kencan. Namun, satu orang ada yang tidak sanggup melanjutkan perjalanan hingga ke surken, dan akhirnya mendirikan tenda dibawah ditemani oleh sebagian peserta lainnya. Pagi hari kami bangun, masak-masak untuk mengisi tenaga dan tidak lupa berfoto-foto.

Rencana untuk melanjutkan pendakian ke puncak dan sekaligus turun adalah sekitar pukul 08.30. Tetapi karena kami masih menunggu rombongan yang tertinggal, sehingga kamipun melanjutkan pendakian sekitar pukul 10.00. Setelah menempuh perjalanan selama setengah jam, akhirnya kamipun tiba di puncak. Menikmati keindahan alam dari atas dan tidak lupa juga untuk berfoto-foto.
Pukul 12.00 kamipun turun menuju kandang badak dan baru tiba pukul 15.30
Kami pun kemudian beristirahat di kandang badak. Disini kami membongkar kembali ransel dan memasak makanan untuk santap sore. Pukul 17.00 kami melanjutkan perjalanan turun. Disinilah kesabaran mulai diuji dan gangguan mulai berdatangan. Belum mencapai seperempat perjalanan, hujan mulai turun dan semua peserta menepi untuk memakai jas hujan ataupun payung.
Perjalanan turun kembali dilanjutkan sampai kami melewati pos air panas. Setelah pos air panas beberapa peristiwa yang tidak diinginkan pun terjadi. 2 orang teman kami ada yang kesurupan, dan 1 orang lainnya mengalami cidera dengkul. Akhirnya 2 orang, Warid dan Aziz turun terlebih dahulu untuk melapor pada ranger dan meminta bantuan untuk membawa tandu. Sebagian lainnya melanjutkan perjalanan perlahan-lahan.

Saya dan beberapa orang lainnya berada dirombongan paling depan, dan melanjutkan turun terlebih dahulu. Kami tiba di basecamp Cibodas sekitar pukul 2.30 disusul dengan rombongan-rombongan lainnya. Pagi hari, kami mendapat info bahwa tronton sewaan kami sudah pulang dan tidak bersedia untuk menjemput lagi. Karena waktu janjiannya mundur terlalu jauh.
Akhirnya kami kembali ke Jakarta dengan menggunakan angkutan kereta api. Dari Cibodas, kami mencarter angkutan umum menuju stasiun Bogor. Dari stasiun bogor, kami melanju perjalanan pulang ke rumah masing-masing.
Senin sore saya baru tiba dirumah, dan terpaksa untuk bolos kerja. Kebetulan hari itu bertepatan dengan akan diumumkan hasil pemilihan gubernur jakarta. Jadi bisa dibuat alasan kenapa daya tidak masuk, khawatir akan terjadi kerusuhan sepanjang perjalanan ke kantor. Hehehehe

Share:

0 komentar:

Posting Komentar