Tuangkan segala bentuk celotehmu suka suka melalui rangkaian huruf

Senin, 24 Juli 2017

Niat Keliling Semarang Belok Jadi Hiking

Beberapa bulan lalu,  tepatnya di tanggal 25 - 28 Maret 2017 akhirnya kesampaian juga untuk jalan-jalan ke Semarang. Niat awalnya mau jalan sendirian aja ke sana, tapi berhubung ada yang bersedia diculik untuk menemani, yaudah jadiii deh menjelajah berdua. Hehehe...
Kalau sendirian, mungkin saya hanya akan mengunjungi tempat-tempat wisata yang berada tidak jauh dari kota Semarang. Berhubung kali ini bisa jalan berdua, akhirnya rencana berubah jadi hiking.
Sabtu, 25 Maret 2017
Berangkat dari rumah menuju stasiun senen dengan menggunakan transportasi umum KRL. Saya mulai menunggu di stasiun pondok ranji dan menempuh rute transit  stasiun tanah abang - stasiun gang sentiong - stasiun pasar senen.
Biasanya tiket pulang dan pergi sudah dicetak terlebih dulu supaya mudah. Rupanya sekarang sudah tidak bisa lagi cetak tiket pulang di stasiun senen, jadi harus cetak distasiun keberangkatannya deh.
Pukul 21.00 WIB kami tiba distasiun Tawang dan sewaan motor yang sebelumnya sudah saya hubungi, sudah menunggu diluar. Motor sewaan pun sudah di tangan, sekarang saatnya mengisi perut yang sudah meronta ronta minta diisi. Sambil menikmati makan malam, kami juga menunggu teman saya yang kebetulan tinggal di semarang. Rencana pertama kami adalah mengunjungi gunung ungaran dan berencana akan bermalam di basecamp mawar. Setelah teman saya itu tiba dilokasi, tanpa membuang banyak waktu, kami langsung meluncur menuju basecamp ungaran. Basecamp ungaran ini ternyata tidak seperti apa yg saya bayangkan. Biasanya selama saya mendaki, basecamp itu identik dengan sebuah rumah sederhana sebagai tempat pendaftaran. Malah terkadang tempat itu hanya rumah seorang warga sekitar.  Tapi di ungaran di  sekitar basecamp kita dapat langsung menemukan area camp yang cukup luas dan tertata. Tanpa membuang waktu kami langsung mencari lokasi untuk mendirikan tenda dan beristirahat.  Setelah tenda sudah berdiri, kami ngeteh-ngeteh dulu dan me ngobrol ini itu kemudian baru merebahkan diri di dalam tenda, sedangkan mas Ari langsung pulang ketika kami tidur.

Minggu, 26 Maret 2017
Pagi hari rencananya kami akan langsung trekking menuju puncak, tetapi karena hujan jadi mau tak mau kami hanya menghabiskan waktu di dalam tenda sambil menunggu hujan reda.
Sekitar pukul 10.00 hujan mulai reda, dan kamipun memulai pendakian. Karena niat awal memang hanya untuk santai-santai, jadi kami mendaki yaa semaunya saja
Diawal pendakian, kami sok tau.  Yg seharusnya lurus tapi malah ambil jalan ke kiri. Jadilah kami bertemu jalan buntu, sehingga harus putar balik ke jalan yg semula. Kami melakukan pendakian hanya sampai sumber air saja. Setelah puas bermain air, kami langsung bergegas turun.
Tiba di area camp, kami kembali bermalas-malasan di dalam tenda sambil menikmati makan siang. Kegiatan santai ini kami lakukan hingga sore hari.
Sekitar pukul 04. 30 kami bergegas untuk menuju destinasi selanjutnya. Awal rencana akan langsung lanjut ke basecamp Andong. Tetapi akhirnya tujuan jatuh menuju rumah saudara travelmate saya ini yg berada di Semarang juga. Disinilah kami menghabiskan malam (lumayan penginapan gratis untuk backpacker. Heheheh)
Senin, 27 Maret 2017
Keesokan paginya tanpa membuang-buang waktu lebih lama, kami segera menuju basecamp Sawit Gunung Andong. Kami melakukan pendakian tektok, tanpa camp. Sayang sekali cuaca saat diatas tidak mendukung, sehingga pemandangan tertutup kabut dan tidak terlihat apa-apa.
Kami menghabiskan waktu di puncak Andong dengan memasak dan berfoto-foto.
Malam hari sekitar pukul 07.30 kami sudah kembali lagi ke kota semarang dan menginap di salah satu hotel yg berada di sebrang Stasiun Tawang. Disini kami beristirahat untuk memulihkan energi untuk kembali ke Jakarta esok hari.

Selasa, 28 Maret 2017
Pagi hari di dalam hotel hanya kami manfaatkan untuk bermalas-malasan sekedar mengistirahatkan kaki. Sekitar pukul 08.00 Kami lanjut berkeliling mencari sarapan dan juga oleh-oleh. Bandeng Juwana khas semarang dan Tahu Bakso menjadi pilihan kami.
Selesai berkeliling, kami kembali ke hotel packing, lalu cek out dan segera menuju ke Stasiun Semarang Poncol untuk kembali ke Jakarta. Sampai juga lagi semarang, semoga masih diberikan kesempatan untuk menjelajah lagi ke kotamu.
Share:

Sabtu, 22 Juli 2017

4 Tahunan Desuke Traveler

Hari ini  22 juli 2017, tidak terasa ya sudah 4 tahun Desuke Traveler mengudara. Sayangnya tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana kita masih bebas melakukan ini itu.
Saat 1st anniversary, kami masih sempat mengadakan syukuran kecil-kecilan dengan buka puasa bersama teman-teman yg sering menjelajah bersama Desuke Traveler.
Saat 3th anniversary pun kami juga masih bisa mengadakan acara camping ceria di Ujung Aspal.
Waktu dan Jarak menjadikan tahun ini terasa kurang greget. Tapi semoga tidak untuk tahun depan.
Happy 4th anniversary untuk Desuke Traveler. Semoga tetap kompak, tetap terjaga silahturahminya, tetap sering ngtrip bareng. Pokoknya yg baik-baik untuk Desuke Traveler semua deh ☺️☺️☺️
Share:

Rabu, 19 April 2017

Kamu dan Rasa Ini


Kamu…
Seseorang yg kutemui tepat dihari pertama aku masuk kerja.
Awalnya rasa itu tidak ada
Sampai tiba disuatu waktu,
Dimana tatapanmu tertuju pada sesuatu dan itu membuatku risih!
Berawal dari moment itu, rasa penasaran mulai sedikit menghampiri.
Semakin lama rasa itu tumbuh dan entahlah bisa disebut apa rasa itu.
Padahal kita jarang dipertemukan, kita juga jarang bertegur sapa, kecuali mungkin saat butuh saja.
Sikapmu jga bisa dibilang cuek, malahan tidak bisa bercanda seperti pada kebanyakan orang.
Tapi entah knp kamu seringkali hadir dimimpiku jg pikiranku?
Harusnya melupakanmu itu mudah, apalagi mengingat kedekatan kita yg bisa dibilang “hanya kenal”
Namun sekeras apapun itu, kamu tetap belum bisa hilang dari pikiranku
Apakah rasa ini hanya aku?
Bagaimana dengan kamu disana? Entahlah
Semoga bukan hanya aku yg terganggu akan kehadiranmu, begitupun kamu

Tulisan ini dibuat dan diposting via tumblr, 14 February 2017
Share:

Sabtu, 01 April 2017

Memory of My Tears

Judul dan gambarnya sepertinya gak nyambung yaa? disambung-sambungin aja deh biar tidak ada yang tersakiti *eh*
malam ini tiba-tiba aja teringat kenangan tentang film Remember Me beberapa tahun lalu. Jadi waktu itu, diajak nonton film ini sama temen kampus. Awal nonton sih biasa aja. Tapi pas lagi nonton film ini, pikiran tidak sepenuhnya ada bersama saya. Setengahnya lagi keluyuran entah kemana. Setelah melihat beberapa adegan yang menurut saya, itu ngena banget di kehidupan pribadi saya. Reflek aja, saat mendekati ending, tidak tahu apa alasanya, air mata ini tidak bisa ditahan. Nangislah sejadi-jadinya di bioskop sampai filmnya berakhir dan sampai saya keluar meninggalkan lokasi kami menonton.
Kasian juga, teman dibuat bingung sama air mata saya. Dan malu, karena itu pertama kalinya saya menangis di hadapan seseorang selain keluarga.

Share:

Situs Gunung Munara bareng O2 Adventure Indonesia

Sebelum memulai cerita, yang masih penasaran apasih O2 Adventure itu, bisa di intip di postingan saya yang sebelumnya di sini.

Berawal dari acara kopdar di kawasan Tangerang Selatan, tepatnya di rumah milik kakak saya yang memang sedang dikosongkan, saya berkumpul dengan teman-teman O2 Adventure Indonesia.
7 January 2017,
Tim O2 Adventure yang saat itu hadir Tommy, Berto, Okta, Nana, dan Lira melakukan perjalanan dari Taman Mini menuju rumah saya di daerah Parung Bogor. Saya menunggu dirumah sambil mempersiapkan ikan yang nantinya akan kami bakar bersama. Rombongan baru tiba dilokasi tengah malam sekitar pukul 00.00 WIB. Langsung saja mereka mengeksekusi ikan-ikan yang sudah disiapkan tadi. Puas makan dan kenyang, acara dilanjutkan dengan bermain kartu. Sayangnya saya saat itu tidak ikut bermain karena memang tidak mengerti dan memutuskan untuk tidur saja.

8 January 2017
Rencana awal kami akan berangkat ke munara pada pagi harinya. Karena tiba-tiba saja turun hujan pagi itu, sehingga kami menunda perjalanan menuju Munara.Sekitar pukul 12.00 WIB hujan berhenti. Kami bersiap-siap untuk memulai perjalanan. Kami ber-6 berangkat dari Parung menuju Munara dengan menggendarai sepeda motor dan tiba dilokasi sekitar pukul 14.00 WIB.
Sekitar pukul 14.15 WIB kami memulai treking dan sampai di puncak bayangan sekitar pukul 15.30 WIB
Kami lebih banyak menghabiskan waktu di sini dan tidak melanjutkan sampai ke puncak, karena takut kesorean untuk turun. Kami hanya bermain-main di sekitar batu tinggi yang biasa dipanjat oleh para pengunjung dan bernarsis-narsis ria disini.

Share: