Tuangkan segala bentuk celotehmu suka suka melalui rangkaian huruf

Senin, 29 Agustus 2016

3 Tahun Desuke Traveler

22 July 2016, Desuke Traveler sudah menginjak usia 3 tahun. Untuk memperingati hari jadi ini, saya dan Yesi membuat sebuah acara pada tanggal 23-24 July 2016. Acaranya adalah kemping ceria di Pasir Panyawangan Purwakarta. Untuk itinerary kalian bisa cek disini. Acara berlangsung tidak berbeda jauh dengan itinerary yang sudah dibuat, hanya saja kami tidak jadi mendirikan tenda melainkan menginap di saung milik warga sana yang bernama Abah Ahmad. Loh kok bisa sih gak jadi kemping?
Kami tiba di Purawakarta menjelang sore hari. Sepanjang perjalanan dari stasiun sampai ke lokasi diguyur hujan lebat. Pada kondisi seperti ini, para peserta pun mulai merasa lapar. Akhirnya kami mampir ke sebuah rumah makan yang menyediakan Sate Maranggi dan Sop Iga. Seporsi sate dibandrol seharga Rp 25.000 , Sop Iga Rp 20.000, Nasi putih Rp 5.000, dan mendapat gratis segelas teh tawar. Perut sudah terisi, kami melanjutkan perjalanan menuju lokasi. Di lokasi sudah ada Yesi yang menunggu di dalam loket penjualan tiket.
Meskipun sudah sampai di lokasi, hujan masih belum juga reda. Kondisi tanah yang becek dan juga hujan yang masih terus menetes, membuat semua peserta menjadi malas untuk mendirikan tenda. Akhirnya kami memutuskan untuk menyewa sebuah saung untuk tempat menginap. Disaung inilah kami memulai acara.
Acara dimulai dengan pembagian doorprize sesi pertama. Di sesi pertama, diadakan permainan tebak kutipan film Indonesia dan quiz yang pertanyaannya masih seputar Desuke Traveler. Disesi ini, ada 18 hadiah yang dibagikan ke 7 orang peserta. Untuk pembagian doorprize sesi kedua diadakan keesokan paginya. Disesi kedua kami membagikan 5 buah hadiah, 2 diantaranya adalah hadiah utama yang berisi hammock dan drybag. Untuk memperebutkan hadiah utama, peserta harus mencari bendera Desuke Traveler yang sebelumnya sudah kami sembuyikan. Bendera ada dua macam, yaitu yang besar dan kecil. Mereka yang menemukan bendera besar, langsung terpilih menjadi pemenangnya. Sedangkan mereka yang menemukan bendera kecil, pemenangnya ditentukan oleh jumlah bendera yang didapat. Untuk tiga hadiah sisanya dibagikan dengan permainan memecahkan balon. Dalam permainan ini, setiap peserta diberikan dua buah balon untuk ditiup dan tali. Balon-balon yang sudah ditiup kemudian diikat menggunakan tali di kaki masing-masing, dan peserta yang satu dengan yang lain saling memecahkan balon lawannya. Dia yang paling banyak memecahkan balon, keluar sebagai pemenangnya.
Usai membagikan hadiah, kami melanjutkan acara untuk treking ke curug dan juga goa. Di curug kami bermain dan menikmati segarnya air yang mengalir disana. Usai menikmati suasana alam di curug, kami kembali ke saung. Dan di tengah perjalanan, tepatnya di hutan pinus, kami menyempatkan menikmati Ketan bakar yang disajikan bersama sate maranggi. Rasanya lebih nikmat daripada yang sebelumnya, dan harganya juga lebih murah. 10 tusuk hanya Rp 15.000.
Mandi, repacking, pembagian hadiah, kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Stasiun Purwakarta. Kami mampir untuk membeli oleh-oleh di daerah Wanayasa dan segera melaju kembali ke Jakarta.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar